Judul Kitab : Shahih Muslim
Halaman/Hadits Ke : 1
Jumlah Hadits yang dimuat : 186

Ini adalah Halaman Pertama

Pergi ke Halaman/Hadits :

مقدمة

بَاب وُجُوبِ الرِّوَايَةِ عَنْ الثِّقَاتِ وَتَرْكِ الْكَذَّابِينَ وَالتَّحْذِيرِ مِنْ الْكَذِبِ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

وَاعْلَمْ- وَفَّقَكَ اللَّهُ تَعَالَى- أَنَّ الْوَاجِبَ عَلَى كُلِّ أَحَدٍ عَرَفَ التَّمْيِيزَ بَيْنَ صَحِيحِ الرِّوَايَاتِ وَسَقِيمِهَا وَثِقَاتِ النَّاقِلِينَ لَهَا مِنَ الْمُتَّهَمِينَ أَنْ لاَ يَرْوِيَ مِنْهَا إِلاَّ مَا عَرَفَ صِحَّةَ مَخَارِجِهِ. وَالسِّتَارَةَ فِي نَاقِلِيهِ. وَأَنْ يَتَّقِيَ مِنْهَا مَا كَانَ مِنْهَا عَنْ أَهْلِ التُّهَمِ وَالْمُعَانِدِينَ مِنْ أَهْلِ الْبِدَعِ.

وَالدَّلِيلُ عَلَى أَنَّ الَّذِي قُلْنَا مِنْ هَذَا هُوَ اللاَّزِمُ دُونَ مَا خَالَفَهُ قَوْلُ اللَّهِ جَلَّ ذِكْرُهُ: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ} وَقَالَ جَلَّ ثَنَاؤُهُ: {مِمَّنْ تَرْضَوْنَ مِنَ الْشُّهَدَاءِ} وَقَالَ عَزَّ وَجَلَّ: {وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ} فَدَلَّ بِمَا ذَكَرْنَا مِنْ هَذِهِ الآيِ أَنَّ خَبَرَ الْفَاسِقِ سَاقِطٌ غَيْرُ مَقْبُولٍ وَأَنَّ شَهَادَةَ غَيْرِ الْعَدْلِ مَرْدُودَةٌ وَالْخَبَرُ وَإِنْ فَارَقَ مَعْنَاهُ مَعْنَى الشَّهَادَةِ فِي بَعْضِ الْوُجُوهِ فَقَدْ يَجْتَمِعَانِ فِي أَعْظَمِ مَعَانِيهِمَا إِذْ كَانَ خَبَرُ الْفَاسِقِ غَيْرَ مَقْبُولٍ عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ كَمَا أَنَّ شَهَادَتَهُ مَرْدُودَةٌ عِنْدَ جَمِيعِهِمْ وَدَلَّتِ السُّنَّةُ عَلَى نَفْيِ رِوَايَةِ الْمُنْكَرِ مِنَ الأَخْبَارِ كَنَحْوِ دَلاَلَةِ الْقُرْآنِ عَلَى نَفْيِ خَبَرِ الْفَاسِقِ. وَهُوَ الأَثَرُ الْمَشْهُورُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ حَدَّثَ عَنِّي بِحَدِيثٍ يُرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبِينَ».

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْحَكَمِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ. (ح) وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ أَيْضًا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شُعْبَةَ وَسُفْيَانَ عَنْ حَبِيبٍ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالاَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَلِكَ.

Mukkadimah

Bab Wajibnya Meriwayatkan Hadits dari Orang-orang yang Tsiqah dan Meninggalkan Para Pendusta, serta peringatan Keras bagi orang yang berdusta atas nama Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam

Ketahuilah - semoga Allah memberikan taufikNya kepadamu - bahwasanya diwajibkan kepada setiap orang untuk mengetahui riwayat-riwayat yang shahih dan tidak shahih, mengetahui para perawi yang tsiqah dan yang tertuduh, yaitu agar tidak meriwayatkan hadits, kecuali bila telah diketahui keshahihan jalur periwayatannya, kehati-hatiannya dalam menukil hadits, serta menjauhkan diri dari orang-orang yang tertuduh dan para pembangkang dari kalangan ahli bid'ah. Selain itu, dalil yang menunjukkan bahwa perkataan kami tanpa ada yang menyelisihinya adalah firman Allah," Wahai orang-orang yang beriman ! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu" (QS. Al Hujurat ayat 6)

Dan firmanNya,"... di antara orang-orang yang kamu sukai dari para saksi (yang ada) ..." (QS. Al Baqarah : 282)

Dan firmanNya,"... dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu ..." (QS. Ath Thalaq : 2)

Dari ayat-ayat yang kami sebutkan itu menunjukkan bahwa berita (khabar) dari orang-orang fasik itu adalah gugur dan tidak bisa diterima, begitu juga dengan persaksian orang yang tidak adil, maka persaksiannya tertolak. Meskipun suatu khabar pada satu sisi terdapat perbedaan makna dengan syahadah (persaksian), tetapi secara keseluruhan maknanya adalah sama yaitu bahwa khabar seorang fasik menurut mayoritas ulama tidak diterima, begitu juga dengan persaksian seorang yang tidak adil yakni tertolak.

Hadits Rasulullah juga menyebutkan agar menolak riwayat-riwayat yang munkar sebagaimana Al Quran menolak kabar berita dari orang fasik.

Dalam sebuah hadits yang masyhur, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda :

"Barangsiapa yang menyampaikan sebuah hadits dariku dan diduga ia seorang yang dusta, maka dia termasuk salah satu di antara para pendusta"

Abu Bakar bin Abu Syaibah telah memberitahukan kepada kami, Waqi' telah memberitahukan kepada kami, dari Syu'bah dari Al Hakam, dari Abdurrahman bin Abi Laila, dari Samurah bin Jundab dan Abu Bakar bin Abu Syaibah telah memberitahukan kepada kami pula, Waqi' telah memberitahukan kepada kami, dari Syu'bah dan Sufyan, dari Habib, dari Maimun bin Abu Syabib, dari Al Mughirah bin Syu'bah, mereka berdua berkata "Rasulullah saw mengatakan seperti itu".

    © 2014 - 2020
    Aplikasi ini dikoding dan dikembangkan oleh Reza Ervani
    Yayasan Rumah Ilmu Indonesia
    Diperiksa ulang dengan kitab cetak berbahasa arab dan Indonesia (non digital) dari berbagai penerbit
    Digunakan untuk pembelajaran dan arsip internal