Judul Kitab : Al Muwatha
Halaman Ke : 1
Jumlah yang dimuat : 1594

Ini adalah Halaman Pertama

Pergi ke Halaman :

‏ ‏قَالَ ‏ ‏حَدَّثَنِي ‏ ‏اللَّيْثِيّ ‏ ‏عَنْ ‏ ‏مَالِك بْن أَنَس ‏ ‏عَنْ ‏ ‏ابْنِ شِهَابٍ ‏ ‏أَنَّ ‏ ‏عُمَرَ بْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ ‏ ‏أَخَّرَ الصَّلَاةَ يَوْمًا فَدَخَلَ عَلَيْهِ ‏ ‏عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ ‏ ‏فَأَخْبَرَهُ أَنَّ ‏ ‏الْمُغِيرَةَ بْنَ شُعْبَةَ ‏ ‏أَخَّرَ الصَّلَاةَ يَوْمًا وَهُوَ ‏ ‏بِالْكُوفَةِ ‏ ‏فَدَخَلَ عَلَيْهِ ‏ ‏أَبُو مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيُّ ‏ ‏فَقَالَ ‏ ‏مَا هَذَا يَا ‏ ‏مُغِيرَةُ ‏ ‏أَلَيْسَ قَدْ عَلِمْتَ ‏ ‏أَنَّ ‏ ‏جِبْرِيلَ ‏ ‏نَزَلَ فَصَلَّى فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏ثُمَّ صَلَّى فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏ثُمَّ صَلَّى فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏ثُمَّ صَلَّى فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏ثُمَّ صَلَّى فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏ثُمَّ قَالَ بِهَذَا أُمِرْتُ فَقَالَ ‏ ‏عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ ‏ ‏اعْلَمْ مَا تُحَدِّثُ بِهِ يَا ‏ ‏عُرْوَةُ ‏ ‏أَوَ إِنَّ ‏ ‏جِبْرِيلَ ‏ ‏هُوَ الَّذِي أَقَامَ لِرَسُولِ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏وَقْتَ الصَّلَاةِ ‏ ‏قَالَ ‏ ‏عُرْوَةُ ‏ ‏كَذَلِكَ كَانَ ‏ ‏بَشِيرُ بْنُ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيُّ ‏ ‏يُحَدِّثُ عَنْ ‏ ‏أَبِيهِ ‏ ‏قَالَ ‏ ‏عُرْوَةُ ‏ ‏وَلَقَدْ حَدَّثَتْنِي ‏ ‏عَائِشَةُ زَوْجُ النَّبِيِّ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏كَانَ ‏ ‏يُصَلِّي الْعَصْرَ وَالشَّمْسُ فِي حُجْرَتِهَا قَبْلَ أَنْ تَظْهَرَ ‏

Perawi berkata "Al Laitsi telah menceritakan kepadaku dari Malik bin Anas dari Ibnu Syihab bahwa pada suatu hari Umar bin Abdul Aziz mengakhirkan sholat di Kufah. Urwah datang kepadanya. Ia memberitahukan bahwa suatu hari Al Mughirah bin Syu'bah juga mengakhirkan sholat, kemudian Abu Mas'ud Al Anshari mendatanginya seraya berkata : "Wahai Mughirah ! Apa yang engkau lakukan ini ? Bukankah engkau telah mengetahui bahwasanya Jibril turun melaksanakan sholat dan Rasulullah shalallahu alaihi wa salam sholat bersamanya. Selanjutnya Jibril sholat lagi dan beliau sholat bersamanya. Selanjutnya Jibril sholat dan beliau sholat bersamanya. Lalu Jibril sholat dan beliau juga sholat bersamanya. Setelah itu Jibril sholat dan beliau sholat bersamanya" Jibril berkata : Inilah yang diperintahkan kepadaku"

Umar bin abdul Aziz berkata : Wahai Urwah buktikan apa yang telah engkau sampaikan ini. Apakah Jibril menjelaskan waktu sholat kepada Rasulullah ?

Urwah berkata : Demikianlah yang disampaikan oleh Baasyir bin Abu Mas'ud Al Anshari dari ayahnya. Selanjutnya Urwah berkata : Aisyah, istri Rasulullah telah menceritakan kepadaku bahwa Rasulullah sholat Ashar ketika cahaya matahari masih ada dalam kamarnya dan bayang-bayangnya belum tinggi.

Terjemah Dalam Bahasa Inggris :

He said, "Yahya ibn Yahya al-Laythi related to me from Malik ibn Anas from Ibn Shihab that one day Umar ibn Abdal-Aziz delayed the prayer. Urwa ibn az-Zubayr came and told him that al-Mughira ibn Shuba had delayed the prayer one day while he was in Kufa and Abu Masud al- Ansari had come to him and said, 'What's this, Mughira? Don't you know that the angel Jibril came down and prayed and the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, prayed.' Then he prayed again, and the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, prayed. Then he prayed again, and the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, prayed. Then he prayed again, and the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, prayed. Then he prayed again, and the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, prayed. Then Jibril said, 'This is what you have been ordered to do.' Umar ibn Abd al-Aziz said, 'Be sure of what you relate, Urwa. Was it definitely Jibril who established the time of the prayer for the Messenger of Allah?' " Urwa said, "That's how it was related to Bashir ibn Abi Masud al-Ansari by his father."

Urwa said that A'isha, the wife of the Prophet, may Allah bless him and grant him peace used to pray asr while the sunlight was pouring into her room, before the sun itself had become visible (i.e. because it was still high in the sky).

  1. Shahih Bukhari Nomor 3733

© 2014 - 2021
Aplikasi ini dikoding dan dikembangkan oleh Reza Ervani
Yayasan Rumah Ilmu Indonesia
Diperiksa ulang dengan kitab cetak berbahasa arab dan Indonesia (non digital) dari berbagai penerbit
Digunakan untuk pembelajaran dan arsip internal